Minggu, 12 Oktober 2014

Mata Najwa : “Dibalik Pilar Konstitusi”

Pada hari Rabu 27 Agustus, Universitas Tarumanagara mendapat undangan dari Metro TV untuk menyaksikan acara talkshow “Mata Najwa” yang bertempat di Mahkamah Konstitusi. Sungguh hal yang sangat membanggakan bagi Untar, karena undangan tersebut langsung diajukan oleh Najwa Shihab sendiri. Saat hari H tiba, beberapa mahasiswa Untar turut mengikuti acara tersebut. Walaupun hanya sedikit mahasiswa yang ikut ke Mahkamah Konstitusi, bus Blue Bird yang dikirim oleh Metro TV tetap menjemput di Universitas Tarumanagara dengan tepat waktu, yaitu pukul 3 sore. Bus yang hanya berpenumpang mahasiswa Untar dari Fakultas Ilmu Komunikasi itupun terlihat megah, karena tidak semua bangku terpenuhi.
Saat tiba di tempat tujuan, mereka turun dari bus dan langsung dibagikan makanan. Sebagian mahasiswa Untar mengisi perut mereka dengan makanan yang diberikan. Dimulainya acara “Mata Najwa” masih cukup lama, sehingga semua orang yang diundang untuk jadi penonton dipersilakan masuk ke dalam aula dalam Gedung Mahkamah Konstitusi.
Tiga jam kemudian, setelah sekian lama menunggu, akhirnya acara yang di nanti-nantikan pun tiba, yaitu pukul 8 malam. Acara tersebut berdurasi satu jam setengah. Tema yang diangkat oleh Najwa pada saat itu adalah “Dibalik Pilar Konstitusi”, di mana bintang tamunya merupakan Ketua Mahkamah Konstitusi, Hamdan Zoelva.
Melalui acara ini, orang yang menyaksikan dan menyimak pengakuan Hamdan Zoelva lewat pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh Najwa akan mengetahui keadaan yang sesungguhnya, bagaimana pekerjaan-pekerjaan sang Ketua MK dan apa saja kejadian yang terjadi saat dilaksanakannya penggugatan Pilpres 2014 oleh Prabowo-Hatta.
Melalui sebuah video, Hamdan menunjukkan satu dari tiga ruangan yang berisi bukti-bukti pelanggaran saat dilangsungkannya Pemilihan Presiden. Begitu banyaknya barang bukti dalam satu ruangan penuh, sehingga orang-orang pun akan sulit berjalan di dalam ruangan tersebut karena terasa sempit.
Setelah itu, dalam acara “Mata Najwa” juga diceritakan perjalanan hidup Hamdan Zoelva mulai dari beliau menjadi asisten dosen, hingga sekarang berada di bangku Ketua Mahkamah Konstitusi. Keberhasilan yang diraih oleh Hamdan tidak lepas dari bimbingan Dosennya selama beliau kuliah. Selama Hamdan melamar pekerjaan sebagai pengacara, beliau tidak lagi menunjukan ijazah kuliahnya, karena Dosen yang akrab dengannya langsung mengajukan dia dalam pekerjaan tersebut. Setelah Hamdan banyak bercerita tentang perjuangannya menuju kesuksesan, tidak lama kemudian Dosen terdekatnya pun berdiri dari bangku yang ia duduki, dan berjalan menuju Hamdan untuk melepas rasa rindu, kemudian ia menduduki bangku yang paling depan. Ternyata tanpa disadari oleh Hamdan, Dosennya memberi kejutan bahwa ia hadir dalam acara tersebut. Ia jauh datang dari Makasar menuju Jakarta demi bertemu dengan mantan mahasiswa yang sangat dibanggakan olehnya.
Pada sesi yang terakhir, Najwa membahas tentang daya tarik yang dimiliki Hamdan. Tidak hanya dikalangan ibu-ibu, bahkan banyak anak muda perempuan yang sangat kagum dengan ketampanannya. Tetapi Hamdan tidak merasa risih dengan itu, justru hal tersebut ditanggapi secara positif. Beliau menjadi bersemangat untuk melakukan pekerjaannya sebaik mungkin dan tidak ingin mengecawakan para fans-nya. Hamdan berusaha untuk tahan dengan godaan-godaan yang ada, terutama godaan uang. Beliau berkata bahwa uang dapat dicari, tetapi yang terpenting adalah menjaga kehormatan dan nama baik.


Oleh : Linsye Linori Tanama / 915130011

Sabtu, 14 September 2013

My Introducing (Aplikom)

Nama lengkap saya adalah Linsye Linori Tanama, biasa dipanggil Linsye atau Linlin. Saya lahir di Jakarta pada tanggal 6 Desember 1995. Saat SD saya sekolah di Santo Lukas 1, Pademangan. Lalu dilanjutkan SMP dan SMA di Santa Maria Della Strada, Pademangan. Dan tahun 2013 ini saya telah lulus dan sudah menyelesaikan sekolah selama 12 tahun. Kemudian saya melanjutkan ke perguruan tinggi di Universitas Tarumanagara (Untar), Fakultas Ilmu Komunikasi (FIkom).
Saya di perkuliahan mendapat kelas A, dan kelas selalu di mulai pada pagi hari jam 07.30. Saya berkuliah pada hari Senin, Selasa, Kamis dan Jumat. Berikut adalah jadwal perkuliahan saya :
Senin  : Pengantar Ilmu Komunikasi      07.30-10.00
            Hukum Komunikasi                 10.20-12.00
Selasa : Filsafat Sains dan Teknologi     07.30-09.10
            Pengantar Ilmu Ekonomi          10.20-11.50
            Bahasa Indonesia 1                  13.10-14.50
Kamis : Bahasa Inggris 1                      07.30-09.20
            Manejemen Bisnis                    09.30-12.00
Jumat  : Aplikasi Komputer/Lab           07.30-09.10

Di luar kegiatan akademik, saya mengikuti organisasi jurnalistik di Untar yang bernama Oranye. Di sini saya mendapat bagian untuk memuat karya tulisan bertopik hiburan dan sastra. Selain itu, juga terdapat karya tulis yang berisi tentang liputan kampus dan sosial polituk. Saya sangat menyukai peranan kameramen yang meliput berita, karena menurut saya kegiatan ini mengasyikan. Rencananya saya ingin mengambil jurusan jurnalistik. Biasanya rapat Jurnalistik diadakan pada hari Jumat jam 1 siang, dan otomatis rapat ini tidak menjadi kendala bagi perkuliahan saya.
Di luar kegiatan dalam kampus Untar, saya juga gemar berolahraga bulutangkis. bersama teman-teman saya yang juga memiliki hobi tersebut. Selain itu, saya juga menyukai alat musik.. Umumnya saya memegang alat musik drum, tapi saya juga suka bermain gitar dan bass. Saya kurang mampu dalam bermain alat musik piano atau keyboard, dan hanya bisa memainkannya sedikit. Pada saat saya masih SMA, saya aktif langsung dalam bermain band, tetapi setelah lulus SMA ini, tepatnya baru-baru ini, saya hanya membantu dan membimbing junior saya dalam band. Dulu nama band saya adalah Rebok, yang singkatannya Remaja Berbakat Otak Kreatif. Awalnya kami membuat nama band tersebut untuk menunjukan kepada guru Bahasa Inggris saya (Pak Stanis), bahwa anak-anak jaman sekarang tidak semuanya "Rebok", yang singkatannya bertolak belakang dengan nama band saya, yaitu Remaja Bajingan Otak Kosong.Maka kami menciptakan singkatan lain dari Rebok tersebut.
Saat saya tidak sedang melakukan kegiatan apa-apa, pasti otak saya langsung tertuju kepada makanan. Ya, berkuliner adalah hobi yang saya gemari juga. Kalau di Untar, saya sangat suka membeli roti Breadlife, karena roti tersebut memliki banyak sekali variasi rasa. Dan tentunya rasanya enak. Selain itu, saya juga suka membeli kebab dan kentang goreng yang rasa ayam bakar. Sungguh luar biasa enak tak tertandingkan. Di luar itu, saya sangat suka makan sushi, dimsum, masakan padang, seafood, coklat, dan masih banyak lagi. Untuk minuman, saya sangat menyukai susu, cocacolla, cha time, cendol, cincau, dll.